Kategori
Bersyukur

Mengapa Islam sulit diterima oleh Kaum Kafir Quraish??

Ada beberapa Faktor yang mendorong kaum Quraisy menentang seruan Islam yaitu :

1. Persaingan berebut kekuasaan, kaum Quraisy tidak dapat membedakan antara kenabian dan kekuasaan, mereka mengira bahwa tunduk pada Nabi Muhammad Saw berarti pada kekuasan Bani Abdul Muthalib. Sedangkan susku-suku bangsa Arab selalu bersaing untuk merebut kekuasaan dan pengaruh.

2. Penyamaan hak antara kaum bangsawan dengan rakyat biasa (hamba sahaya), tradisi sosial bangsa Arab mengenal kasta, tiap-tiap manusia digolongkan ke dalam kasta-kasta, padahal seruan Nabi Muhammad Saw memberikan hak yang sama kepada setiap manusia, karena itu kasta bangsawan dari kaum Quraisy enggan menganut agama Islam. Bahkan hamba sahaya bisa lebih mulia dari tuannya apabila dia lebih bertaqwa, Allah Swt berfirman:

Artinya;” …… Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. …… (QS Al-Hujurat; 13)

3. Takut akan hari pembangkitan, agama Islam mengajarkan bahwa setelah hari kiamat semua manusia akan dibangkitkan dari kuburnya, orang yang berbuat baik akan mendapat balasan yang baik sedangkan yang berbuat buruk akan mendapat siksaan. Kaum Quraisy tidak dapat menerima agama yang mengajarkan bahwa manusia akan hidup kembali sesudah mati.

4. Taklid kepada ajaran nenek moyang, kaum Quraisy merasa berat untuk meninggalkan agama nenek moyang mereka dan mengikuti agama baru tersebut.

5. Faktor ekonomi, inilah yang menyebabkan kaum Quraisy enggan meyakini Islam, kerena dalam agama Islam tidak diperbolehkan menyembah berhala, padahal membuat patung adalah sebagai salah satu mata pencaharian mereka.

Nah jadi itulah faktor- faktor mengapa mereka menolak Agama Islam…

Sekian semoga bermanfaat ^_^

Kategori
Bersyukur

Apa itu syahadah risalah?

Apa itu syahadah risalah?
Pasti penasaran ya…?

Jadi langsung saja, Nabi Muhammad Saw adalah Nabi terakhir yang membawa kabar gembira, peringatan, pembeda dan yang lainnya.

Jadi bagaimana cara kita untuk mengimani beliau?

Jadi syahadah yang kedua adalah syahadah risalah, yaitu pengakuan secara ‘persona grata’ (orang yang dipercaya) terhadap Rosullulah atau Nabi Muhammad Saw. Jadi kita harus percya bahwa Nabi Muhammad Saw, adalah duta yang diutus oleh Allah Swt untuk menyebarkan agama islam yang kita bisa rasakan sampai saat ini, dan selain itu beliau juga di utus untuk memperbaiki akhlak manusia atau menyempurnakan akhlak, jadi kita harus percaya bahwa Nabi Muhammad Saw diutus untuk seluruh umat manusia yang ada dimuka bumi ini.

Dan siap menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai ‘examplia grata’ (contoh atau uswah), jadi kita harus menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai suri taulan dan mengikuti beliau dari segala aspek kehidupan, jadi kita harus mencntoh Nabi Muhammad Saw seperti beliau sangat bersabar karna saat masih didalam kandugan beliau telah kehilang ayandanya dan pada usia 6 tahun ibunda beliau wafat.

Jadi kita harus bisa mencontoh sifat beliau, kan susah?? Tak ada yang tak mungkin bila kita belum mencoba, kita harus berdoa agar Allah Swt mempermudah kita untuk bisa meniru contoh Manusia yang Paling Mulia didunia ini Yaitu Nabi Muhammda Saw.

Jadi syahadah risalah adalah kita mempercayai beliau sebagai ‘persona grata’ (orang yang dipercaya) terhadap Rosullulah atau Nabi Muhammad Saw. Jadi kita harus percya bahwa Nabi Muhammad Saw, adalah duta yang diutus oleh Allah Swt. Dan siap menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai ‘examplia grata’ (contoh atau uswah), jadi kita harus menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai suri taulan dan mengikuti beliau dari segala aspek kehidupan.

Sesuai dengan surat Al-Anbiya ayat 107 Yang Artinya :
“ Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam. “

Jadi itulah penjabaran tentang syahadatain. Sekian terimakash Semoga bermanfaat ^-^…

Ig : @dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Apa yang dimaksud syahadatain?

Syahaditain adalah dua buah kalimat syahadah yaitu syahadah uluhiyah dan syahadah risah, jadi syahadah ini merupakan syahadat yang sering kita ucapkan.

Lalu apakah pengertiannya?
Kita ke pengertian yang pertama terlebih dahulu yaitu syahdah uluhiyah.

Syahadah uluhiyah yaitu kata LAAILAAHAILLALLAH, kata laa disini berfungsi sebagai kalimatun nafii (kata menolak), ilaaha berfungsi sebagai al-munafii (yang ditolak), illa berfungsi sebagai kalimatul itsbatu (kata mengukuhkan), allah berfungsi sebagai al-Mutsbitu ( yang dikukuhkan).
Jadi syahdah uluhuhiyah adalah merupakan pengingkaran terhadap semua bentuk illah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah sebagai satu-satunya illah.

Lalu apakah illah itu?
Illah adalah sesuatu yang ditakuti, diharapkan, dincintai, dan disembah.

Lalu kita akan mengetahui bahwa syahdah itu mengandung arti yang sangat dalam oleh karena itu alangkah baiknya kita mempercayainya, lalu akan timbul sifat al-baro yaitu sikap membenci, memusuhi, dan menghancurkan segala bentuk illah selain Allah.

Dan lalu akan muncul juga sikap al-wala adalah tempat kita menggantungkan harapan, menumpahkan rasa sedih dan gembira dan memohon pertolongan dan perlindungan.

Sebaik – baiknya wala adalah Allah, Rosulnya, dan orang beriman. Sesuai dengan surat al-maidah ayat 53 – 54.
Yang Artinya :
“Dan orang-orang beriman akan mengatakan: “Inikah orang-orang yang bersumah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?” rusak binasalah segala amal mereka menjadi orang orang yang merugi. Hai orang-orang beriman barang siapa diantara kamu yang murtad dari agamanya, makan kelak Allah akan mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir , yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, deberikan-Nya kepada siap yang dikenhendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al-Maidah ayat 53-54).

Lalu apa yang dimaksud syahadah risalah? Penasaran? Tunggu post selanjutnya yaa….
Semoga bsermanfaat ^-^

Ig : @dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Masuk Surga ?? Mau tau ?

Hakikat imam adalah menurut Ahlu Sunnah yaitu:

Mengikrarkan dengan lisan, membenarkan dengan hati, dan mengerjakan dengan anggota tubuh.

Jadi iman adalah kita mengikrarkan bahwa kita beriman kepada Allah, Malaikat, Kitab-kitab, Rosulnya, hari akhir, dan kepada tetetapan Allah atau yang kita sering sebut (qoda dan qhodarnya Allah Swt), Membenarkan rukun iman kepada Allah, Malaikat, Kitab-kitab, Rosulnya, hari akhir, dan kepada tetetapan Allah atau yang kita sering sebut (qoda dan qhodarnya Allah Swt) dengan hati kita, dan mengerjakan atau mengaplikasikan beriman kepada Allah, Malaikat, Kitab-kitab, Rosulnya, hari akhir, dan kepada tetetapan Allah atau yang kita sering sebut (qoda dan qhodarnya Allah Swt) dengan anggota badan kita.

Lalu mengapa orang beriman beruntung? Mau tahu yaa?
Allah Swt telah menjanjikan keberuntungan yang besar bagi orang yang beriman diantara :

1. Diberikan ganjaran surga yang abadi.

Sesuai dengan surat Al-Baqarah ayat 25 Yang Artinya :

“ Berikanlah kabar gembira krpada orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan bahwasanya merekan itu akan memperoleh surge yang di bawahnya mengalair beberapa sungai”.

Rasullah bersabda:

“ Sesungguhnya tingkatan surga yang paling tendah ialah yang memiliki 80.000 pembantu dan 72 istri dan dibangunkan baginya kubah dari Mutiara dan shan’an”(HR.At-Tirmidzi).

Jadi sudah jelas dengan beriman maka Allah akan memberikan itu semua, maka ayoo kita menjaga iman kita dengan cara memperbanyak amal sholeh dan berlomba-lomba dalam kebaikan.

2. Dilimpahkan ketenangan hati dan kebahagian hati dan kebahagian hidup.

Kebahagian dan ketenangan hidup adalah dambaan semua orang, kebahagian tidak diukur dengan harta, tempat tinggal, pakain atau pun perhiasan. Tetapi kebahagain itu diperoleh dari diri sendiri dan perasaan iman dan taqwa kepada Allah Swt.

Jadi sudah jelas dengan beriman maka Allah akan memberikan itu semua, maka ayoo kita menjaga iman kita dengan cara memperbanyak amal sholeh dan berlomba-lomba dalam kebaikan’

“Beriman kepada Allah Swt itu keuntungan bagi kita semua, tetapi paling tidak beruntunglah mereka yang tak dapat beriman kepada Allah Swt, dan kita harus mensyukuri nikmat dan islam yang telah kita dapatkan pada saat ini” (Loner).

Sekian terimakasih jangan lupa untuk like, coment, and share ^-^…

Ig : @dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Mau tau seperti apakah sifat yang dimiliki oleh orang beriman?!

Seperti apakah sifat yang dimiliki oleh orang beriman?

Di surat Al Mu’minun ayat 1-11 menjelaskan bahwa tentang sifat-sifat orang yang dimiliki oleh orang beriman serta balasannya yang akan didapatkan olehnya. Beriman disini adalah beriman kepada iman yang enam, dalam ayat ini Allah SWT menjelaskan bahwa sungguh beruntung orang-orang yang beriman.

Karena menurut perhitungan banyak mengerjakan amal sholeh.

Adapun sifat-sifat orang beriman yang lain dalam ayat-ayat selanjutnya diantaranya:

1. Khusyu dalam shalat.

Yang dimaksud disini adalah mengertai bacaan dalam shalat, memusatkan hati pada waktu shalat hanya kepada Allah SWT serta dengan ikhlas mengerjakannya.

2. Menjauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia atau tidak berguna.

Sesuai dengan Hadist Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir. Hendaknya ia berkata yang baik atua diam.”(H.R. Bukhori-Muslim).

Jadi berdasarkan hadist diatas menerangkan bahwa kita harus berkata baik kepada semua orang dan jika kita tidak bisa berkata baik, maka kita diam, untuk menghindari perkataan yang tidak berguna. Dan menjauhakan diri dari perbuatan yang tidak berguna.

3. Menunaikan zakat.

Dengan berzakat makan seorang mukmin akan bersih dari sikap kikir dan cinta kepada dunia secara berlebihan. Dengan zakat juga kita juga untuk membersihkan harta kita, dan menyucikan hati sehingga tumbuh sifat-sifat kebaikan dalam hati.

4. Menjaga kemaluan dari perbuatan keji yaitu zina.

Zina termasuk dosa yang sangat besar, karena perbuatan itu adalah suatu jalan yang buruk dan itu akan merusak keturunan kita nanti, dan karena itu zina sangat dilarang oleh agama islam, karena zina termasuk dosa besar.

5. Menahan pandangan dan memelihara kemaluan.

Jadi kita harus bisa menahan pandangan kita kepada lawan jenis agar kita tidak mendapatkan dosa dari hal tersebut, lalu memelihara kemaluan kita agar terhindar dari perbuatan yang dilarang oleh agama agar kita mendapatakaan pahala.

6. Memelihara amanat dan menepati janji.

Jadi sebagai seoarang mukmin kita harus memelihara amanat dan menepati janji kita kepada siapapun karena keparcayaan itu adalah mahal harga.

7. Memelihara shalat.

Sebagai seoarang mukmin kita juga harus memelihara shalat kita agar kita dapat terhindar dari perbuatan yang keji dan mungkar.

“Menjadi sholeh memanglah sulit, tapi percayalah disetiap kesulitan pasti ada kemudahan yang akan didapatkan”(Sang Loner).

Ig :@dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Cara agar mudah bersyukur?? Mau tahu caranya?!!

Cara agar mudah bersyukur??
Kita sering kali lupa untuk bersyukur, kata ini sering kita ucapkan dengan mudah tapi pada realita hidup ini, apakah itu mudah untuk dilakukan? Berikut adalah cara kita agar mudah bersyukur.

1. Selalu melihat kebawah untuk urusan duniawi.

Melihat kebawah disini adalah kita selalu berpikir bahwa kita lebih beruntung, dari orang lain di dunia, dan sadar bahwa Allah memberikan apa yang kita butuhkan bukan keinginan kita.

2. Selalu mengingat nikmat yang telah Allah berikan.

Jadi kita juga harus mengingat nikmat apa saja yang di berikan Allah kepada kita, seperti nikmat sehat, iman, dan islam yang nikmatnya tak terhingga, degan kita selalu mengingat itu maka kita akan merasakan nikmat dari bersyukur.

3. Selalu mengucapkan Alhamdulilah.

Dengan mengucapkan Alhamdulilah maka kita telah bsersyukur dengan lisan kita, jika kita shalat untuk bersyukur kepada itu adalah bersyukur dengan anggota badan, lalu kita menyakinkan dalam hati bahwa kita percaya bahwa degan kita berdzkir dan yakin dengan hati bahwa semua itu ada ganjaran dan Allah akan menambah semua nikmat kita jika kita bersyukur.

4. Membiasakan mengucapkan terima kasih.

Dengan mengucapkan terima kasih kita akan senantiasa bersyukur dengan kebaikan yang kita terima, agar itu menjadikan kebiasaan kita agar kita dapat mengaplikasikan itu dalam kehidupan kita.

5. Berhenti mengeluh.

Dengan berhenti mengeluh maka kita akan pandai bersyukur, dan percayalah bahwa semua yang kita terima yang tidak sesuai dengan harapan kita itulah yang terbaik bagi kita. Yang kita anggap baik belum tentu baik menurut Allah, tapi yang menurut kita buruk mungkin itu baik menurut Allah.

“Bersyukurlah maka Allah akan menambahkan nikmatnya”.
Sekian semoga bermanfaat..

Ig :@dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Seberapa Pentingkah Berbakti Kepada Orang tua??

Orang tua atau yang sering kita kenal adalah ibu dan ayah kita, dilansir dari wikipedia pengertian orang tua adalah ibu dan ayah seseorang baik dalam hubungan biologis dan sosial.

Jadi orang tua kita adalah orang tua yang akan selalu menyayangi kita..

Lalu seberapa penting kah kita harus berbakti pada orang tua kita?

Berbuat baik kepada orang tua atau sering kita dengar adalah ( birrul walidain) adalah memberi kebaikan atau berkhidmat kepada keduanya serta menaaati perintahnya (kecuali yang maksiat atau menyimpang dari ajaran agama) dan mendoakannya apabila keduanya telah wafat.

Ibu dan bapak kita sebagai orang tua sudah selayaknya mendapatkan kebaikan dan penghormatan dari kita selaku anaknya. Allah SWT berfirman :

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) terhadap kedua orang tuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah, bahkan menyusukan pula selama kurang dari lebih dua tahun. Maka dari itu bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku sajalah tempat kamu kembali” ( Luqman : 14).

Lalu apa saja bentuk birrul walidain yang harus kita lakukan? Berikut adalah bentuk- bentuk birrul walidain.

Bentuk- bentuk Birrul Walidain :

1. Saat orang tua masih hidup.

Menaati nya selagi bukan menjerumuskan kepada maksiat atau mempersekutukan Allah SWT.

Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut, kita harus berbicara lemah lembut kepada mereka agar mereka senag dan kita tidak menyakitinya dan tidak menyinggung perasaanya.

Membantu dengan harta, kita sebagai anak harus membantu orang tua dengan harta yang kita punya, kenapa demikian? Karena harta seorang anak adalah harta milik orang tuanya.

Meminta ridonya di setiap ada perbuatan oenting yang akan dilakukan, karena rido Allah adalah rido orang tua kita, dan murkanya Allah SWT adalah murkanya kedua orang tua kita.

2. Saat orang tua telah wafat.

Menyelenggarakan atau ikut andil dalam pengurusan jenazahnya seperti:

Memandikan, mengkafani, menshalatkan dan menguburkannya.

Senantiasa berdoa agar Allah SWT mengampuni semua dosanya.

Memenuhi janjinya semasa hidupnya yang belum terlaksana seperti : wasiat, hutang pi utang, dan lain sebagainya.

Menghormati teman dan sabahat orang tua kita semasa keduanya masih hidup.

Sekian semoga bermanfaat 🙂

“Ada 2 pintu surga di rumahmu, yaitu ibu dan bapakmu, maka berbaktilah sebelum terlambat, karna kesempatan hanya datang sekali”..

Ig: @dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Bagaimana Caranya Untuk Menggapai Khusyu Dalam Shalat

Bagaimanakah caranya untuk menggapai shalat yang khusyu?
Berikut adalah cara bagaimana untuk menggapai khusyu dalam shalat.

Khusyu adalah hal yang selalu diinginkan oleh setiap orang,Karena ketika kita mendapatkan kekhusyu kita akan mendapatakan nikmatnya shalat oleh karena itu yuk, cari tahu bagaimana cara agar dapat menggapai shalat yang khusyu berikut adalah cara bagaimana untuk menggapai shalat yang khusyu, ayo kita simak bersama.

1.Menyadari bahwa kita sedang berhadapan dengan Allah

Ketika kita memulai takbir dalam shalat ingatlah bahwasanya kita sedang menghap kepada Allah SWT, tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ingatlah bahwa kita ini selalu melakukan Dosa, maka dengan kita mengingat Allah maka kita akan selalu ingat akan ada balasan dari kebaikan dan keburukan, dengan selalu mengingatnya maka ada rasa takut yang timbul dan itu dapatmembuat kita lebih khusyu.

2.Menganggap shalat yang kita lakukan adalah shalat terakhir

Jadi kita melakukan amalan dimana kita merasa bahwa itu amalan terakhir kita, maka kita akan berusaha agar mendapatkan pahala yang sempurna dan berusaha agar amalan yang kita lakukan, dikerjakan secara sempurna dan baik agar amalan kita berkualitas dan itu adalah cara kita untuk lebih khusyu dalam shalat.

3.Memahami arti bacaan

Jadi ketika melaksanakan shalat agar kita mengetahui apa arti dari bacaan kita yang kita lafalkan di setiap shalat agar kita dapat merasakan akan ke khusyuan dalam shalat, ketika kita mengetaui apa arti bacaan dalam shalat maka kita akan lebih tau tentang apa yang kita baca selama ini didalam shalat.

4.Berkonsentrasi dalam melaksanakn shalat

jadi kita juga harus berkonsentrasi agar kita lupa dengan bacaan shalat dan kita dapat fokus untuk mendapatkan kekhusyuan dalam shalat. Oleh sebab itu kita harus menjaga konsentrasi dalam shalat agar pikiran kita tidak kemana-kemana, walaupun sulit tapi kita harus berusaha untuk fokus mendapatkan kekhusyuan dalam shalat.

Dan ingatlah Allah maka Allah akan mengingatmu!!
Semua yang bernyawa akan merasakan mati, maka oleh sebab itu ayo kita berlomba-lomba dalam kebaikan 🙂

Ig: @dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Apa saja 6 pilar khusyu menurut Imam Al-Ghazali?

Apa saja eman pilar tersebut mari kita simak bersama..

Menurut imam Al-Ghazali ada 6 pilar khusyu yaitu:

1.Hudlurul qalbi ( manghadirkan hati )

Adalah menfokuskan untuk bermunajat kepada Alla SWT tanpa memikirkan yang lain.

Jadi selalu pada satu tujuan untuk agar fokus pada satu titik yaitu hanya bermunajat kepada Allah SWT. Sesuai dengan hadist:

Artinya: sesungguhnya seoarang hamba yang mengerjakan shalat, tidak ditulis baginya seperenamnya, tidak ada persepuluhnya, tetapi yang ditulis dari shalatnya adalah apa yang di pikirkannya. (HR. Daruqutni dan Ibnu Hiban).

2.Tafahhum

Arti pengertian atau memahami, memahami disini ialah memahami bacaan doa yang di baca agar kita dapat memusatkan atau memfokuskan pikirannya untuk khusus pada bacaannya, agar mengerti apa arti yang kita baca.

3.Ta’dzim

Adalah kita mengakui kebesaran Allah secara semua aspek baik itu di ucapkan dengan lisan, dengan hati, dan hati. Oeh karena itu ini adalah bentuk bahwa kita Meng Agungkan Allah SWT diatas semua ciptaan, alam semesta, kenikmatan hidup dan yang lainnya.

4.Hibah

Adalah takut dan kagum atas kebesaran Allah SWT.
Sebagaimana hadits Rasulullah SAW:
Dari Abi Rihanah sesungguhnya ia bersama Rasulullah SAW pada suatu peperangan kemudian dia mendengar pada suatu malam Rasulullah SAW berdoa: “ Api neraka haram menyentuh orang yang begadang untuk ibadah dijalan Allah, dan api neraka haram menyentuh orang yng air matanya mengalir karena takut pada Allah.” ( HR. Ad-Darimi).

5.Roja’

Adalah mengharapakan ampunan dari Allah SWT sebagaimana Allah SWT berfirman:
Artinya: sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad dijalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.(Q.S Al-Baqarah:218).

6.Haya

Adalah rasa malu, rasa malu disini adalah bahwa kita malu akan dosa yang kita perbuat, tetapi Allah masih menutupi aib kita didepan makhluk atau manusia yang lain.

Ig: @dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Kedudukan Shalat Dalam Islam

Sebelum membahas tentang kedudukan shalat dalam islam, apakah teman-teman tau tentang apa itu shalat?

Shalat adalah gerakan yang diawali dengan Takbir dan diakhiri dengan salam,jadi shalat adalah gerakan yang dilakukan oleh semua anggota badan.

Shalat menjadi yang terpenting dan wajib untuk dilaksanakan dalam islam, yang merupakan bagian dari salah satu rukun Islam yang lima, dan diantara rukun Islam yang lainnya shalat adalah amalan yang pertama kali di hisab di akhirat nanti maka oleh karena itu jika shalatnya baik maka baik pula semua amalannya, namun ketika meninggalkan shalat maka itu yang menjadi penegas syirik dan kafirnya seseorang sesuai dengan Hadist:

Dari Abi Sufyan berkata , Jabir pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:

Sesungguhnya yang menegaskan syirik dan kafirnya seseorang itu adalah ketika ia meninggalkan shalat.” (HR. Muslim)

Selain itu, shalat dapat mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar sesuai dengan firman Allah, Allah SWT berfirman:

Artinya: “ Bacalah apa yang telah di wahyukan padamu yaitu Al Kitab (Al-Quran) dan dirikan shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mengkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”( Q.S: Al-Ankabut,45).

Ketika fungsi shalat sebagai mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar maka tiada lain dan bukan shalat dapat melatih kita agar menjadi orang yang bertakwa.

Dan hatinya selalu terikat dengan Sang Pencipta.

Dengan begitu shalat itu sangatlah penting untuk kita jaga karena di dalam shalat kita dapat dekat dengan Allah Swt ,dengan shalat kita lebih bertakwa kepada Allah Swt dan dengan sholat kita dapat mengingat Allah Swt, karena shalat sebagai gambaran dari akhlak kita, karena akhlak adalah buah dari ibadah.

Ig: @dendyherdi

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai