Kategori
Sejarah Islam

Seperti apakah peradaban bangsa arab sebelum islam datang?

Seperti apakah peradaban arab sebelum islam datang?
Pada umumnya kita tahu bahwa di Arab ada suku Quraisy lalu apa saja yang mereka lakukan sebelum islam datang? Penasaran ayo kita bahas!!

Pada awalnya bangsa Arab Quraisy talah mengikuti dan telah menyakini ajaran agama yang dibawa oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yaitu agama Hanifiyah “hanif” artinya benar dan lurus. Karena sejak dulu bangsa Arab sudah mengenali ajaran tauhid yang sudah mengakar di hati masyarakat Arab. Lalu mengapa mereka menyimpang dari ajaran tauhid?
Jadi karena ada pembauran atau penggabungan pergaulan dengan bangsa lain pada saat itu memperngaruhi kepercayaan yang mereka punya pada saat itu.

Kemudian muncul berbagai jenis ajaran untuk menyembah berhala yang dilakukan oleh Amr bin Luay al Khuzai.

Pada masa jahiliyah orang Arab Quraisy banyak menyembah berhala atau kita lebih mengenalnya dengan patung-patung yang mereka buat sendiri dan mereka sembah, menurut ibnu Kalbi yang menyebabkan bangsa Arab menyembah berhala dan dan batu, ialah barang siapa yang meninggalkan kota Mekkah harus membawa batu- batu yang ad di tanah Haram Ka’bah. Hal tersebut dilakukan untuk bentuk penghormatan kepada Ka’bah.

Lalu sejak kapan Bangsa Arab menyembah berhala?

Bangsa Arab mulai menyembah berhala ketika Ka’bah berada di bawah kekuasaan Jurhum. Yang dimana pada saat itu pasukan yang di pimpin oleh Amr bin Luay al Khuzai dari keturunan Khuza’ah datang dan berhasil mengalahkan Jurhum. Kemudian Amr bin Luay al Khuzai meletakan sebuah berhala bernama Hubal yang terbuat dari butu akik berwarna merah berbentuk patung manusia, yang ditempatkan di sisi Ka’bah.

Dan dia pun menyeru untuk penduduk hijaz untuk menyembah berhala itu.
Itu penjabaran kenapa sih Bangsa Arab menyembah berhala-berhala..

Kategori
Sifat Seorang Muslim

Pentingnya Bersaudara

Ukhuwah Islamiyah? Mau tau apa itu??

Ukhuwah atau kita sering dengar dengan persaudaran, itu berasal dari kata kerja akha, pada kalimat “akha fulanun shalihah”, yang artinya sebagai (Fulan menjadikan Shalih sebagai saudara).

Menurut Iman Hasan Al Banna, ukhuwah islamiyah adalah keterkaitan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan akidah.
Lau apa sajakah yang termasuk hakekat ukhuwah islamiyah?

Nikmat Allah SWT.

Perumpamaan tali tasbih.

Merupakan arahan Rabbani.

Merupakan cermin kekuatan iman.

Lalu apa perbedaan antara ukhuwah islamiyah dan ukhuwah jahiliyah?

Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan ikatan akidah dan syariat islam, sedangkan ukhwah Jahiliyah bersifat temporer (terbatas oleh waktu dan tempat).

Kategori
Bersyukur

Apa itu syahadah risalah?

Apa itu syahadah risalah?
Pasti penasaran ya…?

Jadi langsung saja, Nabi Muhammad Saw adalah Nabi terakhir yang membawa kabar gembira, peringatan, pembeda dan yang lainnya.

Jadi bagaimana cara kita untuk mengimani beliau?

Jadi syahadah yang kedua adalah syahadah risalah, yaitu pengakuan secara ‘persona grata’ (orang yang dipercaya) terhadap Rosullulah atau Nabi Muhammad Saw. Jadi kita harus percya bahwa Nabi Muhammad Saw, adalah duta yang diutus oleh Allah Swt untuk menyebarkan agama islam yang kita bisa rasakan sampai saat ini, dan selain itu beliau juga di utus untuk memperbaiki akhlak manusia atau menyempurnakan akhlak, jadi kita harus percaya bahwa Nabi Muhammad Saw diutus untuk seluruh umat manusia yang ada dimuka bumi ini.

Dan siap menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai ‘examplia grata’ (contoh atau uswah), jadi kita harus menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai suri taulan dan mengikuti beliau dari segala aspek kehidupan, jadi kita harus mencntoh Nabi Muhammad Saw seperti beliau sangat bersabar karna saat masih didalam kandugan beliau telah kehilang ayandanya dan pada usia 6 tahun ibunda beliau wafat.

Jadi kita harus bisa mencontoh sifat beliau, kan susah?? Tak ada yang tak mungkin bila kita belum mencoba, kita harus berdoa agar Allah Swt mempermudah kita untuk bisa meniru contoh Manusia yang Paling Mulia didunia ini Yaitu Nabi Muhammda Saw.

Jadi syahadah risalah adalah kita mempercayai beliau sebagai ‘persona grata’ (orang yang dipercaya) terhadap Rosullulah atau Nabi Muhammad Saw. Jadi kita harus percya bahwa Nabi Muhammad Saw, adalah duta yang diutus oleh Allah Swt. Dan siap menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai ‘examplia grata’ (contoh atau uswah), jadi kita harus menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai suri taulan dan mengikuti beliau dari segala aspek kehidupan.

Sesuai dengan surat Al-Anbiya ayat 107 Yang Artinya :
“ Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam. “

Jadi itulah penjabaran tentang syahadatain. Sekian terimakash Semoga bermanfaat ^-^…

Ig : @dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Apa yang dimaksud syahadatain?

Syahaditain adalah dua buah kalimat syahadah yaitu syahadah uluhiyah dan syahadah risah, jadi syahadah ini merupakan syahadat yang sering kita ucapkan.

Lalu apakah pengertiannya?
Kita ke pengertian yang pertama terlebih dahulu yaitu syahdah uluhiyah.

Syahadah uluhiyah yaitu kata LAAILAAHAILLALLAH, kata laa disini berfungsi sebagai kalimatun nafii (kata menolak), ilaaha berfungsi sebagai al-munafii (yang ditolak), illa berfungsi sebagai kalimatul itsbatu (kata mengukuhkan), allah berfungsi sebagai al-Mutsbitu ( yang dikukuhkan).
Jadi syahdah uluhuhiyah adalah merupakan pengingkaran terhadap semua bentuk illah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah sebagai satu-satunya illah.

Lalu apakah illah itu?
Illah adalah sesuatu yang ditakuti, diharapkan, dincintai, dan disembah.

Lalu kita akan mengetahui bahwa syahdah itu mengandung arti yang sangat dalam oleh karena itu alangkah baiknya kita mempercayainya, lalu akan timbul sifat al-baro yaitu sikap membenci, memusuhi, dan menghancurkan segala bentuk illah selain Allah.

Dan lalu akan muncul juga sikap al-wala adalah tempat kita menggantungkan harapan, menumpahkan rasa sedih dan gembira dan memohon pertolongan dan perlindungan.

Sebaik – baiknya wala adalah Allah, Rosulnya, dan orang beriman. Sesuai dengan surat al-maidah ayat 53 – 54.
Yang Artinya :
“Dan orang-orang beriman akan mengatakan: “Inikah orang-orang yang bersumah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?” rusak binasalah segala amal mereka menjadi orang orang yang merugi. Hai orang-orang beriman barang siapa diantara kamu yang murtad dari agamanya, makan kelak Allah akan mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir , yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, deberikan-Nya kepada siap yang dikenhendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al-Maidah ayat 53-54).

Lalu apa yang dimaksud syahadah risalah? Penasaran? Tunggu post selanjutnya yaa….
Semoga bsermanfaat ^-^

Ig : @dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Masuk Surga ?? Mau tau ?

Hakikat imam adalah menurut Ahlu Sunnah yaitu:

Mengikrarkan dengan lisan, membenarkan dengan hati, dan mengerjakan dengan anggota tubuh.

Jadi iman adalah kita mengikrarkan bahwa kita beriman kepada Allah, Malaikat, Kitab-kitab, Rosulnya, hari akhir, dan kepada tetetapan Allah atau yang kita sering sebut (qoda dan qhodarnya Allah Swt), Membenarkan rukun iman kepada Allah, Malaikat, Kitab-kitab, Rosulnya, hari akhir, dan kepada tetetapan Allah atau yang kita sering sebut (qoda dan qhodarnya Allah Swt) dengan hati kita, dan mengerjakan atau mengaplikasikan beriman kepada Allah, Malaikat, Kitab-kitab, Rosulnya, hari akhir, dan kepada tetetapan Allah atau yang kita sering sebut (qoda dan qhodarnya Allah Swt) dengan anggota badan kita.

Lalu mengapa orang beriman beruntung? Mau tahu yaa?
Allah Swt telah menjanjikan keberuntungan yang besar bagi orang yang beriman diantara :

1. Diberikan ganjaran surga yang abadi.

Sesuai dengan surat Al-Baqarah ayat 25 Yang Artinya :

“ Berikanlah kabar gembira krpada orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan bahwasanya merekan itu akan memperoleh surge yang di bawahnya mengalair beberapa sungai”.

Rasullah bersabda:

“ Sesungguhnya tingkatan surga yang paling tendah ialah yang memiliki 80.000 pembantu dan 72 istri dan dibangunkan baginya kubah dari Mutiara dan shan’an”(HR.At-Tirmidzi).

Jadi sudah jelas dengan beriman maka Allah akan memberikan itu semua, maka ayoo kita menjaga iman kita dengan cara memperbanyak amal sholeh dan berlomba-lomba dalam kebaikan.

2. Dilimpahkan ketenangan hati dan kebahagian hati dan kebahagian hidup.

Kebahagian dan ketenangan hidup adalah dambaan semua orang, kebahagian tidak diukur dengan harta, tempat tinggal, pakain atau pun perhiasan. Tetapi kebahagain itu diperoleh dari diri sendiri dan perasaan iman dan taqwa kepada Allah Swt.

Jadi sudah jelas dengan beriman maka Allah akan memberikan itu semua, maka ayoo kita menjaga iman kita dengan cara memperbanyak amal sholeh dan berlomba-lomba dalam kebaikan’

“Beriman kepada Allah Swt itu keuntungan bagi kita semua, tetapi paling tidak beruntunglah mereka yang tak dapat beriman kepada Allah Swt, dan kita harus mensyukuri nikmat dan islam yang telah kita dapatkan pada saat ini” (Loner).

Sekian terimakasih jangan lupa untuk like, coment, and share ^-^…

Ig : @dendyherdi

Kategori
Sifat Seorang Muslim

Ukhuwah Islamiyah? Mau tau apa itu??

Ukhuwah Islamiyah? Mau tau apa itu??

Ukhuwah atau kita sering dengar dengan persaudaran, itu berasal dari kata kerja akha, pada kalimat “akha fulanun shalihah”, yang artinya sebagai (Fulan menjadikan Shalih sebagai saudara). Menurut Iman Hasan Al Banna, ukhuwah islamiyah adalah keterkaitan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan akidah.

Lau apa sajakah yang termasuk hakekat ukhuwah islamiyah?

1. Nikmat Allah SWT.

2. Perumpamaan tali tasbih.

3. Merupakan arahan Rabbani.

4. Merupakan cermin kekuatan iman.

Lalu apa perbedaan antara ukhuwah islamiyah dan ukhuwah jahiliyah?

Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan ikatan akidah dan syariat islam.

Ukhuwah Jahililyah bersifat temporer (terbatas pada waktu dan tempat) tidak berdasarkan ikatan akidah, seperti: ikatan pernikahan, keluarga, dan kesukuan dll.

Lalu hal apa saja yang dapat menguatkan ukhuwah islamiyah? Berikut adalah cara untuk mempererat ukhuwah:

1. Memberitahukan kecintaan kepada yang kita cintai.

Kita harus memberitahukan kepada orang yang kita cintai karena kita mencintainya karena Allah SWT, karena mencintai seseorang karena Allah tidak akan membuat kita kecewa.

2. Memohonkan didoakan bila berpisah.

Jadi jika kita berpisah alangkah baiknya kita meminta doanya, karena kita tak tau doa manakah yang akan dihijaba oleh Allah SWT.

3. Menunjukan kegembiraan dan senyuman bila berjumpa.

Jadi jika kita bertemu dengan saudara kita dan kepada siapapun kita harus menunjukan kegembiraan dengan senyuman.

4. Berjabat tangan apabila berjumpa (kecuali nonmuhrim).

Jadi apabila kita berjumpa dengan saudara kita jangan lupa untuk berjabat tangan agar lebih mempererat tali persaudaraan.

5. Sering bersiraturahmi (mengunjungi saudara).

Jadi kita harus bersiraturahmi agara dapat membuka pintu rezeki, dan ini adalah salah satu pengaplikasian dari ukhuwah.

6. Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu.

Memberikan hadiah adalah bentuk ukhuwah kita lewat apresiasi yang telah saudara kita dapatkan agar kita bisa lebih akrab dari sebelumnya.

7. Memperhatikan saudaranya dan membantu keperluannya.

Jadi selain kita memberikan doa dan hadiah kita juga perlu memperhatikan saudara kita, agar kita dapat membantu keperluan mereka.

8. Memenuhi hak ukhuwah saudaranya.

Jadi kita juga harus memenuhi hak saudara kita antara lain jika bertemu ucapkan salam, jika di undang penuhilah, jika dinasehati maka kita menasehatinya juga, jika bersin doakanlah, jika sakit kunjungilah, dan jika meninggal maka antarkanlah ke kuburannya.

9. Mengucapakan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan.

Jadi kita harus mengucapkan atas pencapaian yang saudara kita dapatkan, karena dengan begitu saudara kita akan senang dan dapat lebih mendekatkan satu sama lain.

Sekian semoga bermanfaat… 🙂

“Membuat orang lain bahagia adalah cara kita untuk mempererat tali persaudaraan”. (Loner)

Ig: @dendyherdi

Kategori
Sifat Seorang Muslim

Apakah Akhlaq itu??

Apakah Akhlaq itu??

Akhlak adalah ialah semua tingkah laku dan gerak-gerik makhluk dan yang dimaksud makhluk disini adalah manusia, karena hanya menyangkut tingkah laku manusia saja.

Lalu darimakah sumber akhlak yang benar?

Akhlak bagi seorang muslim sumbernya berasal dari Al-Quran dan As-Sunnah, sehingga ukuran baik dan buruknya, patut atau tidaknya. Secara utuh atau mutlak diukur dengan Al-Quran dan As-Sunnah, wajar apabila Al-Quran dan As-Sunnah menjadi sumbernya karena keduanya bersalnya dari Allah SWT.

Lalu faktor apa sajakah yang mempengaruhi pembentukan akhlak?

1. Faktor genetik (Al Wiratsiyyah).

Faktor genetik adalah sesuatu yang berasal dari orang tua seseorang, karena diibaratkan buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, jadi di faktor genetik ini pewarisan sifat akan lebih dominan yang akan dimiliki oleh seorang anak nantinya.

2. Faktor Psikologis (An Nafsiyah).

Faktor ini berasal dari yang ditanamkan oleh masing-masing oranga tua, karena pada fitrahnya semua bayi yang lahir ke dunia ini itu beragama islam, karena orang tua mereka lah yang menjadikan mereka yahudi, nasrani, dan majusi.

3. Faktor Sosial (Syariah ijtima’iyyah).

Lingkungan seseorang akan sangat mempengaruhi akhlak akan terbentuk, karena lingkungan sangat berpengaruh besar dalam pembentukan akhlak seseorang.

4. Nilai Islami (Al-Qiyam).

Jadi nilai islami akan membentuk akhlak islami. Apa itu akhlak islami? Akhlak islami adalah seperangkat tindakan atau perilaku (gaya) hidup yang terpuji yng merupakan refleksi nilai-nilai Islam yang diyakini dengan motivasi semata-mata mencari keridhaan Allah SWT.

“Hidup ini pilihan anda, yang memilih untuk menjadi baik atau buruk, itu berada di tangan anda”. (Loner)

Ig :@dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Mau tau seperti apakah sifat yang dimiliki oleh orang beriman?!

Seperti apakah sifat yang dimiliki oleh orang beriman?

Di surat Al Mu’minun ayat 1-11 menjelaskan bahwa tentang sifat-sifat orang yang dimiliki oleh orang beriman serta balasannya yang akan didapatkan olehnya. Beriman disini adalah beriman kepada iman yang enam, dalam ayat ini Allah SWT menjelaskan bahwa sungguh beruntung orang-orang yang beriman.

Karena menurut perhitungan banyak mengerjakan amal sholeh.

Adapun sifat-sifat orang beriman yang lain dalam ayat-ayat selanjutnya diantaranya:

1. Khusyu dalam shalat.

Yang dimaksud disini adalah mengertai bacaan dalam shalat, memusatkan hati pada waktu shalat hanya kepada Allah SWT serta dengan ikhlas mengerjakannya.

2. Menjauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia atau tidak berguna.

Sesuai dengan Hadist Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir. Hendaknya ia berkata yang baik atua diam.”(H.R. Bukhori-Muslim).

Jadi berdasarkan hadist diatas menerangkan bahwa kita harus berkata baik kepada semua orang dan jika kita tidak bisa berkata baik, maka kita diam, untuk menghindari perkataan yang tidak berguna. Dan menjauhakan diri dari perbuatan yang tidak berguna.

3. Menunaikan zakat.

Dengan berzakat makan seorang mukmin akan bersih dari sikap kikir dan cinta kepada dunia secara berlebihan. Dengan zakat juga kita juga untuk membersihkan harta kita, dan menyucikan hati sehingga tumbuh sifat-sifat kebaikan dalam hati.

4. Menjaga kemaluan dari perbuatan keji yaitu zina.

Zina termasuk dosa yang sangat besar, karena perbuatan itu adalah suatu jalan yang buruk dan itu akan merusak keturunan kita nanti, dan karena itu zina sangat dilarang oleh agama islam, karena zina termasuk dosa besar.

5. Menahan pandangan dan memelihara kemaluan.

Jadi kita harus bisa menahan pandangan kita kepada lawan jenis agar kita tidak mendapatkan dosa dari hal tersebut, lalu memelihara kemaluan kita agar terhindar dari perbuatan yang dilarang oleh agama agar kita mendapatakaan pahala.

6. Memelihara amanat dan menepati janji.

Jadi sebagai seoarang mukmin kita harus memelihara amanat dan menepati janji kita kepada siapapun karena keparcayaan itu adalah mahal harga.

7. Memelihara shalat.

Sebagai seoarang mukmin kita juga harus memelihara shalat kita agar kita dapat terhindar dari perbuatan yang keji dan mungkar.

“Menjadi sholeh memanglah sulit, tapi percayalah disetiap kesulitan pasti ada kemudahan yang akan didapatkan”(Sang Loner).

Ig :@dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Cara agar mudah bersyukur?? Mau tahu caranya?!!

Cara agar mudah bersyukur??
Kita sering kali lupa untuk bersyukur, kata ini sering kita ucapkan dengan mudah tapi pada realita hidup ini, apakah itu mudah untuk dilakukan? Berikut adalah cara kita agar mudah bersyukur.

1. Selalu melihat kebawah untuk urusan duniawi.

Melihat kebawah disini adalah kita selalu berpikir bahwa kita lebih beruntung, dari orang lain di dunia, dan sadar bahwa Allah memberikan apa yang kita butuhkan bukan keinginan kita.

2. Selalu mengingat nikmat yang telah Allah berikan.

Jadi kita juga harus mengingat nikmat apa saja yang di berikan Allah kepada kita, seperti nikmat sehat, iman, dan islam yang nikmatnya tak terhingga, degan kita selalu mengingat itu maka kita akan merasakan nikmat dari bersyukur.

3. Selalu mengucapkan Alhamdulilah.

Dengan mengucapkan Alhamdulilah maka kita telah bsersyukur dengan lisan kita, jika kita shalat untuk bersyukur kepada itu adalah bersyukur dengan anggota badan, lalu kita menyakinkan dalam hati bahwa kita percaya bahwa degan kita berdzkir dan yakin dengan hati bahwa semua itu ada ganjaran dan Allah akan menambah semua nikmat kita jika kita bersyukur.

4. Membiasakan mengucapkan terima kasih.

Dengan mengucapkan terima kasih kita akan senantiasa bersyukur dengan kebaikan yang kita terima, agar itu menjadikan kebiasaan kita agar kita dapat mengaplikasikan itu dalam kehidupan kita.

5. Berhenti mengeluh.

Dengan berhenti mengeluh maka kita akan pandai bersyukur, dan percayalah bahwa semua yang kita terima yang tidak sesuai dengan harapan kita itulah yang terbaik bagi kita. Yang kita anggap baik belum tentu baik menurut Allah, tapi yang menurut kita buruk mungkin itu baik menurut Allah.

“Bersyukurlah maka Allah akan menambahkan nikmatnya”.
Sekian semoga bermanfaat..

Ig :@dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Seberapa Pentingkah Berbakti Kepada Orang tua??

Orang tua atau yang sering kita kenal adalah ibu dan ayah kita, dilansir dari wikipedia pengertian orang tua adalah ibu dan ayah seseorang baik dalam hubungan biologis dan sosial.

Jadi orang tua kita adalah orang tua yang akan selalu menyayangi kita..

Lalu seberapa penting kah kita harus berbakti pada orang tua kita?

Berbuat baik kepada orang tua atau sering kita dengar adalah ( birrul walidain) adalah memberi kebaikan atau berkhidmat kepada keduanya serta menaaati perintahnya (kecuali yang maksiat atau menyimpang dari ajaran agama) dan mendoakannya apabila keduanya telah wafat.

Ibu dan bapak kita sebagai orang tua sudah selayaknya mendapatkan kebaikan dan penghormatan dari kita selaku anaknya. Allah SWT berfirman :

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) terhadap kedua orang tuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah, bahkan menyusukan pula selama kurang dari lebih dua tahun. Maka dari itu bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku sajalah tempat kamu kembali” ( Luqman : 14).

Lalu apa saja bentuk birrul walidain yang harus kita lakukan? Berikut adalah bentuk- bentuk birrul walidain.

Bentuk- bentuk Birrul Walidain :

1. Saat orang tua masih hidup.

Menaati nya selagi bukan menjerumuskan kepada maksiat atau mempersekutukan Allah SWT.

Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut, kita harus berbicara lemah lembut kepada mereka agar mereka senag dan kita tidak menyakitinya dan tidak menyinggung perasaanya.

Membantu dengan harta, kita sebagai anak harus membantu orang tua dengan harta yang kita punya, kenapa demikian? Karena harta seorang anak adalah harta milik orang tuanya.

Meminta ridonya di setiap ada perbuatan oenting yang akan dilakukan, karena rido Allah adalah rido orang tua kita, dan murkanya Allah SWT adalah murkanya kedua orang tua kita.

2. Saat orang tua telah wafat.

Menyelenggarakan atau ikut andil dalam pengurusan jenazahnya seperti:

Memandikan, mengkafani, menshalatkan dan menguburkannya.

Senantiasa berdoa agar Allah SWT mengampuni semua dosanya.

Memenuhi janjinya semasa hidupnya yang belum terlaksana seperti : wasiat, hutang pi utang, dan lain sebagainya.

Menghormati teman dan sabahat orang tua kita semasa keduanya masih hidup.

Sekian semoga bermanfaat 🙂

“Ada 2 pintu surga di rumahmu, yaitu ibu dan bapakmu, maka berbaktilah sebelum terlambat, karna kesempatan hanya datang sekali”..

Ig: @dendyherdi

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai