
Saat itu pun mereka kembali ke tenda mereka, malam semakin larut dan suara jangkrik semakin terdengar jelas.
“Krik,krik,krik………………”, suara jangkrik.
Roy pun tetap terjaga di malam itu dengan memikirkan mengapa kejadian aneh ini bisa terjadi, apakah kebetulan?.
Disamping roy ada jefri yang tertidur pulas “ini mah gua nememin si jefri tidur” uacap Roy dalam hatinya.
“Gimana kalau gua jailin si jefri aja biar bagun” ucap roy dalam hati.
“Hihihihihihihi, jefri…..Darrr!!!!!” ucap roy dengan gaya jailnya, jefri pun bagun dan berkata “ Waduhhhh……. Roy lu gila ya!! gua kaget!!, biasa aja kali bangunin nya”.
“Nah luh tidur aja sih bukannya temenin gua jaga, belum aja gua sleding lu, nanti tikasereleu tau rasa luh hahahah” sambar Roy sambil tertawa dan mereka pun tetap terjaga sampai fajar tiba.
Disaat yang bersamaan, syafira bermimpi bertemu dengan nenek tua yang memakai baju hitam, membawa tongkat dan berambut abu-abu seperti nenek-nenek pada umunnya, dan nenek itu berkata “ kau mencari temannya yang tidak sopan itu?” .
“iya nek apakah nenek tau?”jawab Syafira.
“ Dia berada didunia para jin tepatnya, dia berbeda dimensi, kau harus mencarinya sebelum fajar tiba atau dia takkan pernah kembali, karena itu adalah hukum alam jin, pintu ke dimensi lain berada di sebuah pondok kecil dan hanya kau yang bisa menemukan pondok itu, kau adalah anak baik syafira, kau telah menolong ku saat..” jawab Nenek.
tiba-tiba ada seokor anjing yang buas yang mengejaar syafira sampai terjatuh, dia pun bangun dari tidurnya dan melihat jam nya masih pukul 1 malam. Dia pun bagun dengan ketakutan dan menangis.
“Huhuhuhuhuhuhu……” tangis syafira.
“Roy lu denger cewe nangis gakkk?? Ko gua jadi takut”, Jefri mengeluh ketakutan.
“Ayo kita samperin ke sumber suaranya”, ucap Roy dengan lantang.
Apakah itu suara tangis syafira atau roh sabrina mau tau kelanjutannya tetap di disaster…..
“Auuuuuuuuu”.
Cerita Selanjutnya….