Kategori
Bersyukur

Apa itu syahadah risalah?

Apa itu syahadah risalah?
Pasti penasaran ya…?

Jadi langsung saja, Nabi Muhammad Saw adalah Nabi terakhir yang membawa kabar gembira, peringatan, pembeda dan yang lainnya.

Jadi bagaimana cara kita untuk mengimani beliau?

Jadi syahadah yang kedua adalah syahadah risalah, yaitu pengakuan secara ‘persona grata’ (orang yang dipercaya) terhadap Rosullulah atau Nabi Muhammad Saw. Jadi kita harus percya bahwa Nabi Muhammad Saw, adalah duta yang diutus oleh Allah Swt untuk menyebarkan agama islam yang kita bisa rasakan sampai saat ini, dan selain itu beliau juga di utus untuk memperbaiki akhlak manusia atau menyempurnakan akhlak, jadi kita harus percaya bahwa Nabi Muhammad Saw diutus untuk seluruh umat manusia yang ada dimuka bumi ini.

Dan siap menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai ‘examplia grata’ (contoh atau uswah), jadi kita harus menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai suri taulan dan mengikuti beliau dari segala aspek kehidupan, jadi kita harus mencntoh Nabi Muhammad Saw seperti beliau sangat bersabar karna saat masih didalam kandugan beliau telah kehilang ayandanya dan pada usia 6 tahun ibunda beliau wafat.

Jadi kita harus bisa mencontoh sifat beliau, kan susah?? Tak ada yang tak mungkin bila kita belum mencoba, kita harus berdoa agar Allah Swt mempermudah kita untuk bisa meniru contoh Manusia yang Paling Mulia didunia ini Yaitu Nabi Muhammda Saw.

Jadi syahadah risalah adalah kita mempercayai beliau sebagai ‘persona grata’ (orang yang dipercaya) terhadap Rosullulah atau Nabi Muhammad Saw. Jadi kita harus percya bahwa Nabi Muhammad Saw, adalah duta yang diutus oleh Allah Swt. Dan siap menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai ‘examplia grata’ (contoh atau uswah), jadi kita harus menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai suri taulan dan mengikuti beliau dari segala aspek kehidupan.

Sesuai dengan surat Al-Anbiya ayat 107 Yang Artinya :
“ Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam. “

Jadi itulah penjabaran tentang syahadatain. Sekian terimakash Semoga bermanfaat ^-^…

Ig : @dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Apa yang dimaksud syahadatain?

Syahaditain adalah dua buah kalimat syahadah yaitu syahadah uluhiyah dan syahadah risah, jadi syahadah ini merupakan syahadat yang sering kita ucapkan.

Lalu apakah pengertiannya?
Kita ke pengertian yang pertama terlebih dahulu yaitu syahdah uluhiyah.

Syahadah uluhiyah yaitu kata LAAILAAHAILLALLAH, kata laa disini berfungsi sebagai kalimatun nafii (kata menolak), ilaaha berfungsi sebagai al-munafii (yang ditolak), illa berfungsi sebagai kalimatul itsbatu (kata mengukuhkan), allah berfungsi sebagai al-Mutsbitu ( yang dikukuhkan).
Jadi syahdah uluhuhiyah adalah merupakan pengingkaran terhadap semua bentuk illah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah sebagai satu-satunya illah.

Lalu apakah illah itu?
Illah adalah sesuatu yang ditakuti, diharapkan, dincintai, dan disembah.

Lalu kita akan mengetahui bahwa syahdah itu mengandung arti yang sangat dalam oleh karena itu alangkah baiknya kita mempercayainya, lalu akan timbul sifat al-baro yaitu sikap membenci, memusuhi, dan menghancurkan segala bentuk illah selain Allah.

Dan lalu akan muncul juga sikap al-wala adalah tempat kita menggantungkan harapan, menumpahkan rasa sedih dan gembira dan memohon pertolongan dan perlindungan.

Sebaik – baiknya wala adalah Allah, Rosulnya, dan orang beriman. Sesuai dengan surat al-maidah ayat 53 – 54.
Yang Artinya :
“Dan orang-orang beriman akan mengatakan: “Inikah orang-orang yang bersumah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?” rusak binasalah segala amal mereka menjadi orang orang yang merugi. Hai orang-orang beriman barang siapa diantara kamu yang murtad dari agamanya, makan kelak Allah akan mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir , yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, deberikan-Nya kepada siap yang dikenhendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al-Maidah ayat 53-54).

Lalu apa yang dimaksud syahadah risalah? Penasaran? Tunggu post selanjutnya yaa….
Semoga bsermanfaat ^-^

Ig : @dendyherdi

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai