Kategori
Bersyukur

Mau tau seperti apakah sifat yang dimiliki oleh orang beriman?!

Seperti apakah sifat yang dimiliki oleh orang beriman?

Di surat Al Mu’minun ayat 1-11 menjelaskan bahwa tentang sifat-sifat orang yang dimiliki oleh orang beriman serta balasannya yang akan didapatkan olehnya. Beriman disini adalah beriman kepada iman yang enam, dalam ayat ini Allah SWT menjelaskan bahwa sungguh beruntung orang-orang yang beriman.

Karena menurut perhitungan banyak mengerjakan amal sholeh.

Adapun sifat-sifat orang beriman yang lain dalam ayat-ayat selanjutnya diantaranya:

1. Khusyu dalam shalat.

Yang dimaksud disini adalah mengertai bacaan dalam shalat, memusatkan hati pada waktu shalat hanya kepada Allah SWT serta dengan ikhlas mengerjakannya.

2. Menjauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia atau tidak berguna.

Sesuai dengan Hadist Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir. Hendaknya ia berkata yang baik atua diam.”(H.R. Bukhori-Muslim).

Jadi berdasarkan hadist diatas menerangkan bahwa kita harus berkata baik kepada semua orang dan jika kita tidak bisa berkata baik, maka kita diam, untuk menghindari perkataan yang tidak berguna. Dan menjauhakan diri dari perbuatan yang tidak berguna.

3. Menunaikan zakat.

Dengan berzakat makan seorang mukmin akan bersih dari sikap kikir dan cinta kepada dunia secara berlebihan. Dengan zakat juga kita juga untuk membersihkan harta kita, dan menyucikan hati sehingga tumbuh sifat-sifat kebaikan dalam hati.

4. Menjaga kemaluan dari perbuatan keji yaitu zina.

Zina termasuk dosa yang sangat besar, karena perbuatan itu adalah suatu jalan yang buruk dan itu akan merusak keturunan kita nanti, dan karena itu zina sangat dilarang oleh agama islam, karena zina termasuk dosa besar.

5. Menahan pandangan dan memelihara kemaluan.

Jadi kita harus bisa menahan pandangan kita kepada lawan jenis agar kita tidak mendapatkan dosa dari hal tersebut, lalu memelihara kemaluan kita agar terhindar dari perbuatan yang dilarang oleh agama agar kita mendapatakaan pahala.

6. Memelihara amanat dan menepati janji.

Jadi sebagai seoarang mukmin kita harus memelihara amanat dan menepati janji kita kepada siapapun karena keparcayaan itu adalah mahal harga.

7. Memelihara shalat.

Sebagai seoarang mukmin kita juga harus memelihara shalat kita agar kita dapat terhindar dari perbuatan yang keji dan mungkar.

“Menjadi sholeh memanglah sulit, tapi percayalah disetiap kesulitan pasti ada kemudahan yang akan didapatkan”(Sang Loner).

Ig :@dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Cara agar mudah bersyukur?? Mau tahu caranya?!!

Cara agar mudah bersyukur??
Kita sering kali lupa untuk bersyukur, kata ini sering kita ucapkan dengan mudah tapi pada realita hidup ini, apakah itu mudah untuk dilakukan? Berikut adalah cara kita agar mudah bersyukur.

1. Selalu melihat kebawah untuk urusan duniawi.

Melihat kebawah disini adalah kita selalu berpikir bahwa kita lebih beruntung, dari orang lain di dunia, dan sadar bahwa Allah memberikan apa yang kita butuhkan bukan keinginan kita.

2. Selalu mengingat nikmat yang telah Allah berikan.

Jadi kita juga harus mengingat nikmat apa saja yang di berikan Allah kepada kita, seperti nikmat sehat, iman, dan islam yang nikmatnya tak terhingga, degan kita selalu mengingat itu maka kita akan merasakan nikmat dari bersyukur.

3. Selalu mengucapkan Alhamdulilah.

Dengan mengucapkan Alhamdulilah maka kita telah bsersyukur dengan lisan kita, jika kita shalat untuk bersyukur kepada itu adalah bersyukur dengan anggota badan, lalu kita menyakinkan dalam hati bahwa kita percaya bahwa degan kita berdzkir dan yakin dengan hati bahwa semua itu ada ganjaran dan Allah akan menambah semua nikmat kita jika kita bersyukur.

4. Membiasakan mengucapkan terima kasih.

Dengan mengucapkan terima kasih kita akan senantiasa bersyukur dengan kebaikan yang kita terima, agar itu menjadikan kebiasaan kita agar kita dapat mengaplikasikan itu dalam kehidupan kita.

5. Berhenti mengeluh.

Dengan berhenti mengeluh maka kita akan pandai bersyukur, dan percayalah bahwa semua yang kita terima yang tidak sesuai dengan harapan kita itulah yang terbaik bagi kita. Yang kita anggap baik belum tentu baik menurut Allah, tapi yang menurut kita buruk mungkin itu baik menurut Allah.

“Bersyukurlah maka Allah akan menambahkan nikmatnya”.
Sekian semoga bermanfaat..

Ig :@dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Seberapa Pentingkah Berbakti Kepada Orang tua??

Orang tua atau yang sering kita kenal adalah ibu dan ayah kita, dilansir dari wikipedia pengertian orang tua adalah ibu dan ayah seseorang baik dalam hubungan biologis dan sosial.

Jadi orang tua kita adalah orang tua yang akan selalu menyayangi kita..

Lalu seberapa penting kah kita harus berbakti pada orang tua kita?

Berbuat baik kepada orang tua atau sering kita dengar adalah ( birrul walidain) adalah memberi kebaikan atau berkhidmat kepada keduanya serta menaaati perintahnya (kecuali yang maksiat atau menyimpang dari ajaran agama) dan mendoakannya apabila keduanya telah wafat.

Ibu dan bapak kita sebagai orang tua sudah selayaknya mendapatkan kebaikan dan penghormatan dari kita selaku anaknya. Allah SWT berfirman :

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) terhadap kedua orang tuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah, bahkan menyusukan pula selama kurang dari lebih dua tahun. Maka dari itu bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku sajalah tempat kamu kembali” ( Luqman : 14).

Lalu apa saja bentuk birrul walidain yang harus kita lakukan? Berikut adalah bentuk- bentuk birrul walidain.

Bentuk- bentuk Birrul Walidain :

1. Saat orang tua masih hidup.

Menaati nya selagi bukan menjerumuskan kepada maksiat atau mempersekutukan Allah SWT.

Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut, kita harus berbicara lemah lembut kepada mereka agar mereka senag dan kita tidak menyakitinya dan tidak menyinggung perasaanya.

Membantu dengan harta, kita sebagai anak harus membantu orang tua dengan harta yang kita punya, kenapa demikian? Karena harta seorang anak adalah harta milik orang tuanya.

Meminta ridonya di setiap ada perbuatan oenting yang akan dilakukan, karena rido Allah adalah rido orang tua kita, dan murkanya Allah SWT adalah murkanya kedua orang tua kita.

2. Saat orang tua telah wafat.

Menyelenggarakan atau ikut andil dalam pengurusan jenazahnya seperti:

Memandikan, mengkafani, menshalatkan dan menguburkannya.

Senantiasa berdoa agar Allah SWT mengampuni semua dosanya.

Memenuhi janjinya semasa hidupnya yang belum terlaksana seperti : wasiat, hutang pi utang, dan lain sebagainya.

Menghormati teman dan sabahat orang tua kita semasa keduanya masih hidup.

Sekian semoga bermanfaat 🙂

“Ada 2 pintu surga di rumahmu, yaitu ibu dan bapakmu, maka berbaktilah sebelum terlambat, karna kesempatan hanya datang sekali”..

Ig: @dendyherdi

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai