Kategori
Bersyukur

Bagaimana Caranya Untuk Menggapai Khusyu Dalam Shalat

Bagaimanakah caranya untuk menggapai shalat yang khusyu?
Berikut adalah cara bagaimana untuk menggapai khusyu dalam shalat.

Khusyu adalah hal yang selalu diinginkan oleh setiap orang,Karena ketika kita mendapatkan kekhusyu kita akan mendapatakan nikmatnya shalat oleh karena itu yuk, cari tahu bagaimana cara agar dapat menggapai shalat yang khusyu berikut adalah cara bagaimana untuk menggapai shalat yang khusyu, ayo kita simak bersama.

1.Menyadari bahwa kita sedang berhadapan dengan Allah

Ketika kita memulai takbir dalam shalat ingatlah bahwasanya kita sedang menghap kepada Allah SWT, tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ingatlah bahwa kita ini selalu melakukan Dosa, maka dengan kita mengingat Allah maka kita akan selalu ingat akan ada balasan dari kebaikan dan keburukan, dengan selalu mengingatnya maka ada rasa takut yang timbul dan itu dapatmembuat kita lebih khusyu.

2.Menganggap shalat yang kita lakukan adalah shalat terakhir

Jadi kita melakukan amalan dimana kita merasa bahwa itu amalan terakhir kita, maka kita akan berusaha agar mendapatkan pahala yang sempurna dan berusaha agar amalan yang kita lakukan, dikerjakan secara sempurna dan baik agar amalan kita berkualitas dan itu adalah cara kita untuk lebih khusyu dalam shalat.

3.Memahami arti bacaan

Jadi ketika melaksanakan shalat agar kita mengetahui apa arti dari bacaan kita yang kita lafalkan di setiap shalat agar kita dapat merasakan akan ke khusyuan dalam shalat, ketika kita mengetaui apa arti bacaan dalam shalat maka kita akan lebih tau tentang apa yang kita baca selama ini didalam shalat.

4.Berkonsentrasi dalam melaksanakn shalat

jadi kita juga harus berkonsentrasi agar kita lupa dengan bacaan shalat dan kita dapat fokus untuk mendapatkan kekhusyuan dalam shalat. Oleh sebab itu kita harus menjaga konsentrasi dalam shalat agar pikiran kita tidak kemana-kemana, walaupun sulit tapi kita harus berusaha untuk fokus mendapatkan kekhusyuan dalam shalat.

Dan ingatlah Allah maka Allah akan mengingatmu!!
Semua yang bernyawa akan merasakan mati, maka oleh sebab itu ayo kita berlomba-lomba dalam kebaikan 🙂

Ig: @dendyherdi

Kategori
Bersyukur

Apa saja 6 pilar khusyu menurut Imam Al-Ghazali?

Apa saja eman pilar tersebut mari kita simak bersama..

Menurut imam Al-Ghazali ada 6 pilar khusyu yaitu:

1.Hudlurul qalbi ( manghadirkan hati )

Adalah menfokuskan untuk bermunajat kepada Alla SWT tanpa memikirkan yang lain.

Jadi selalu pada satu tujuan untuk agar fokus pada satu titik yaitu hanya bermunajat kepada Allah SWT. Sesuai dengan hadist:

Artinya: sesungguhnya seoarang hamba yang mengerjakan shalat, tidak ditulis baginya seperenamnya, tidak ada persepuluhnya, tetapi yang ditulis dari shalatnya adalah apa yang di pikirkannya. (HR. Daruqutni dan Ibnu Hiban).

2.Tafahhum

Arti pengertian atau memahami, memahami disini ialah memahami bacaan doa yang di baca agar kita dapat memusatkan atau memfokuskan pikirannya untuk khusus pada bacaannya, agar mengerti apa arti yang kita baca.

3.Ta’dzim

Adalah kita mengakui kebesaran Allah secara semua aspek baik itu di ucapkan dengan lisan, dengan hati, dan hati. Oeh karena itu ini adalah bentuk bahwa kita Meng Agungkan Allah SWT diatas semua ciptaan, alam semesta, kenikmatan hidup dan yang lainnya.

4.Hibah

Adalah takut dan kagum atas kebesaran Allah SWT.
Sebagaimana hadits Rasulullah SAW:
Dari Abi Rihanah sesungguhnya ia bersama Rasulullah SAW pada suatu peperangan kemudian dia mendengar pada suatu malam Rasulullah SAW berdoa: “ Api neraka haram menyentuh orang yang begadang untuk ibadah dijalan Allah, dan api neraka haram menyentuh orang yng air matanya mengalir karena takut pada Allah.” ( HR. Ad-Darimi).

5.Roja’

Adalah mengharapakan ampunan dari Allah SWT sebagaimana Allah SWT berfirman:
Artinya: sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad dijalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.(Q.S Al-Baqarah:218).

6.Haya

Adalah rasa malu, rasa malu disini adalah bahwa kita malu akan dosa yang kita perbuat, tetapi Allah masih menutupi aib kita didepan makhluk atau manusia yang lain.

Ig: @dendyherdi

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai